Ketua Dekranasda Kota Lubuk Linggau Studi UMKM Batik di Yogyakarta
Yogyakarta.SP. Ketua TP PKK Kota Lubuk Linggau sekaligus Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Lubuk Linggau, Hj Risca Priba Ayu, melakukan kunjungan kerja dan studi pengembangan kerajinan dan UMKM batik di Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 15–17 Desember 2025.
Kunjungan ini bertujuan untuk menambah wawasan serta menggali inspirasi dalam pengembangan kerajinan lokal, khususnya batik dan produk UMKM kreatif, yang nantinya dapat diterapkan di Kota Lubuk Linggau.
Pada hari pertama, rombongan melakukan kunjungan ke sejumlah sentra batik dan pelaku industri kreatif.
Di antaranya Tom Batik Pewarna Alam, yang dikenal dengan teknik pewarnaan ramah lingkungan, serta Lia Mustafa Grand Diamond Hotel, sebagai bagian dari pengenalan produk batik pada sektor perhotelan.
Kegiatan hari pertama juga diisi dengan diskusi dan observasi langsung mengenai proses produksi, pemasaran, serta inovasi desain batik.
Memasuki hari kedua, Hj Risca Priba Ayu beserta rombongan melanjutkan agenda dengan kunjungan ke Gedung Dekranas Kabupaten Sleman, dilanjutkan dengan kegiatan workshop batik di Omah Batik Sekar Turi.
Dalam workshop tersebut, rombongan mendapatkan pemaparan langsung mengenai teknik pembuatan batik, mulai dari proses desain hingga finishing produk.
Selain itu, rombongan juga mengunjungi sejumlah pelaku UMKM kreatif lainnya, seperti Batika Bag dan Marenggo Natural Dyes Batik, yang memanfaatkan pewarna alami serta konsep berkelanjutan dalam pengembangan produknya.
Pada hari ketiga, Selasa (17 Desember 2025), kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi Payung Lukis Batika, Batik Tulis Sekar Nitik, serta melihat langsung proses pembuatan produk buatan tangan di PT. Indo Risakti.
Kunjungan ini memberikan gambaran lebih luas mengenai pengembangan produk kerajinan berbasis kearifan lokal dengan sentuhan seni dan kualitas ekspor.
Hj Risca Priba Ayu menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas dan daya saing produk kerajinan lokal Kota Lubuk Linggau. Ia berharap, hasil dari kunjungan dan workshop ini dapat menjadi referensi serta motivasi. (*)

